Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar pelatihan peningkatan profesionalisme guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kendari, Rabu (28/12). Pelatihan tersebut merupakan salah satu program hibah pengabdian masyarakat internal UKM yang diketuai oleh Darman.
Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar pelatihan peningkatan profesionalisme guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kendari, Rabu (28/12). Pelatihan tersebut merupakan salah satu program hibah pengabdian masyarakat internal UKM yang diketuai oleh Darman.
Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar pelatihan peningkatan profesionalisme guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kendari,
Rabu (28/12). Pelatihan tersebut merupakan salah satu program hibah pengabdian masyarakat internal UKM yang diketuai oleh Darman. Pelatihan tersebut mengangkat tema “Peningkatan Profesionalisme Guru SMKN 6 Kendari melalui Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis E-learning”.
Dalam kesempatan itu, Darman yang juga dosen Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi UMK ini mengatakan bahwa pelatihan yang diselenggarakan bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan materi pembelajaran berbasis E-Learning. ”E-learning merupakan salah satu media pembelajaran yang menggunakan teknologi internet,” kata Darman.
Adapun materi yang diberikan diantaranya pengantar e-lerning, cara mengakses e-learning,
mengelola mata pelajaran, menambahkan berkas bahan ajar dan menambahkan aktivitas siswa. “Untuk itu, saya berharap dengan kegiatan yang digelar guru dapat memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini, seperti e-learning,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 6 Kendari mengatakan e-learning ini sangat penting bagi guru. Melalui pembejaran e-learning guru dapat men- gontrol aktivitas siswa. Selain itu dengan menggunakan e-learning guru dapat menentukan materi apa saja yang dapat diakses oleh siswa. Sebab dalam e-learning sudah dicantumkan sumber- sumber yang dapat diakses oleh siswa, sehingga siswa tidak leluasa berselancar di internet.
SMKN 6 Kendari sudah pernah menggunakan e-learning pada masa pandemi Covid-19, namun saat itu masih secara offline. Sehingga pelatihan yang dilaksanakan ini dapat memberikan motivasi atau memupuk semangat guru-guru untuk memaksimal program pembelajaran e-learning.